Pengaruh Laju Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L) Pada Sistem Hidroponik NFT (Nutrient Film Tehnique), DFT (Deep Flow Technique) Dan Wick

Authors

  • Yosua R. Aruperes Author

DOI:

https://doi.org/10.67006/9yrwf267

Keywords:

pertumbuhan, tanaman selada, sistem hidroponik

Abstract

Sistem hidroponik merupakan budidaya pertanian tanpa menggunakan media tanah, sehingga hidroponik merupakan aktivitas pertanian yang dijalankan dengan menggunakan air sebagai medium untuk menggantikan tanah. Keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan sistem hidroponik efektif dan efisien menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi. Penanaman selada menggunakan metode hidroponik merupakan salah satu solusi untuk9menyediakan sayuran yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat. Tujuan Penelitian ini untuk9mengetahui pengaruh9penggunaan sistem9hidroponik 9DFT, NFT serta Wick  pada laju pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L). penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Data penelitian dianalilis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem hidroponik NFT memberikan9hasil pertumbuhan9terbaik terhadap9tinggi tanaman (26,16cm), jumlah9daun (14,00helai), panjang9akar (42,27cm), berat9tanaman (242 g), Sistem hidroponik DFT memberikan9hasil pertumbuhan9cukup baik tinggi9tanaman (20,499cm), jumlah99daun (10,009helai), panjang99akar (15,05 cm), berat9tanaman (136,66 g), dan Sistem hidroponik Wick memberikan9hasil9pertumbuhan kurang baik tinggi9tanaman (19,83 cm ), jumlah9daun (7,00 helai), panjang9akar (20 cm), berat9tanaman (96,66 g). Jenis sistem hidroponik yang cepat dan baik bagi laju pertumbuhan tanaman selada ada pada sistem hidoponik NFT.

Downloads

Published

2026-09-23

Issue

Section

Articles