Optimalisasi Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Pisang Kepok (musa paradisiaca) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir)
DOI:
https://doi.org/10.67006/kmvp1172Keywords:
kangkung darat, pupuk organik cairAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kosentrasi pada pertumbuhan kangkung darat, konsentrasi pupuk organik cair berbahan limbah kulit pisang kepok merupakan faktor yang penting. Peneilitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuanĀ yaitu : K0 (tanpa pemberian kotoran sapi)/ 5ons tanah, K1 (20 ml)/ 5 ons tanah, K2 (40 ml)/ 5 ons tanah, K3 (60 ml)/ 5 ons tanah. Terdiri dari dengan 4 perlakuan. Setiap perlakuan diulang tiga kali sehingga diperoleh total 12 satuan percobaan. Pengukuran pertumbuhan tanaman yang dilakukan meliputi tinggi, jumlah daun, dan berat segar tanaman. Untuk mengetahui hasil penelitian dianalisis dengan analisis varians (ANOVA) dan jika ada perbedaan diuji pada taraf signifikansi 5%. Pertumbuhan tanaman bayam darat yang diberi pupuk organik berbeda menggunakan limbah kulit pisang menunjukkan hasil yang berbeda. Hasil penelitian menemukan bahwa pemberian pupuk organik cair dari kulit pisang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman kangkung darat dosis 60 ml memberikan hasil tertinggi dengan pengamatan yaitu tinggi tanaman (59,80 cm), jumlah daun (33,33 helai), dan berat segar tanaman (4,92 g).